NEWS: Seremoni TCP Pertama di Samosir
Pada hari senin lalu, tanggal 3 Maret 2008, berlangsung seremoni TobaDream Conservation Program (TCP) yang pertama yang di adakan di halaman gereja HKBP Martahan, Desa Martoba, Kec. Simanindo, Kab. Samosir, Sumatera Utara. Acara yang sederhana ini dihadiri sekitar 100 orang yang terdiri dari pejabat setempat, TobaDreamer, para simpatisan lingkungan, mahasiswa dan masyarakat sekitar. Keadaan mendung bahkan hujan rintik-rintik tidak mematahkan semangat TobaDreamer dan peserta lain untuk menanam pohon.
Acara dimulai tepat pukul 3 siang, dipimpin oleh Marudut Pasaribu, TobaDreamer yang berperan sebagai MC pada acara tersebut. Diawali dengan sambutan sang penggagas program, Viky Sianipar, yang menceritakan kisahnya kehilangan pohon-pohon tempat seniman muda Batak ini biasa berteduh dan menuliskan karya-karyanya. “Kata penduduk setempat, pohon-pohon itu sudah ditebang dua minggu lalu”, kata Viky menceritakan pengalamannya dengan kecewa. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari koordinator lapangan TCP, Alfons Harianja, yang kesehariannya bekerja di Balai Penelitian Kehutanan (BPK) Aek Nauli. Sambutan ketiga disampaikan oleh pemilik tanah K. Sidabutar yang berkomitmen akan merawat bibit-bibit tersebut hingga tumbuh besar. Pemuka adat setempat juga memberikan sedikit sambutannya dan sangat mendukung program lingkungan ini. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Bupati Ober Sagala, mewakili Bupati Samosir Mangindar Simbolon yang sore hari itu berhalangan hadir. Sagala memberikan komitmennya untuk membantu pengadaan pupuk dan menginstruksikan kepala Dinas Kehutanan Kab. Samosir untuk turut mengawasi pemeliharaan bibit-bibit tersebut. Sambutan yang terakhir disampaikan oleh Pembina TobaDream, Monang Sianipar.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan seremoni penyerahan bibit pohon yang dilakukan secara simbolis oleh Viky Sianipar, Ober Sagala, dan Monang Sianipar kepada siswa/i SD, SMP dan SMU. Acara ditutup dengan pemberikan pelakat penghargaan kepada pemilik tanah K. Sidabutar dan Alfons Harianja yang mewakili tim penyelidik dan pelaku lapangan dari BPK Aek Nauli.
Setelah acara seremoni selesai, para siswa/I SMP dan SMU St. Michael, Pangunguran yang hadir melakukan penanaman yang sebenarnya di lokasi konservasi yang terletak 200 m di belakang Gereja. Beberapa simpatisan dari Universitas Sisingamangaraja XII, Siborong-borong, yang dipimpin oleh Lambas Pasaribu, terlihat juga sibuk menamam pohon disana. Begitu juga dengan TobaDreamer yang lain, seperti Charlie Sianipar, Viky Sianipar, Marudut Pasaribu, turut mengambil bagian menanam bibit pohon yang telah tersedia. Para Wartawan dari media cetak dan elektronik pun hadir di lokasi penanaman, meliput kegiatan tersebut.
Tanpa disangka acara ini dihadiri juga oleh para simpatisan para seniman dari Medan Grace Siregar dan keluarga, pakar muda Opera Batak Johnson H.S., Limantina Sihaloho, Monang Naipospos, pemain sarune asal Amerika Mark Renner dan beberapa turis asing yang kebetulan berlibur di Samosir.(AW)



March 9th, 2008 at 6:27 pm
Bahen hamu photo-photo nai bah…molo adong nian.
(Disarankan untuk menampilkan photo-photonya)
Mauliate
(Terima kasih)
March 10th, 2008 at 2:09 am
@Panabi Duhut
Berhubung kesibukan para photographer kami di JavaJazz Festival weekend kemarin, jadi photo baru akan di upload besok. Tks
March 10th, 2008 at 3:11 am
horas, boa do cara na asa boi turut berpartisipasi..saleleng on holan na manjahai blog muna on do karejo niba…mauliate.
TOBADREAM:
Horas, klik aja di bagian DONASI, untuk memberikan donasi. Kalau mau ikut berpartisipasi lebih jauh, dapat datang ke TobaDream Dialogue setiap bulannya. Kalau mau lebih jauh lagi, datanglah marnonang ke Lapo TobaTabo setiap sore.. hehehehe (Viky Sianipar)
March 10th, 2008 at 7:30 pm
Tujuan Rek. Donasi diusulkan tidak hanya No. Rek. BCA
tetapi diusulkan paling tidak ada tambahan No. Rek. dari salah satu bank yang masuk dalam ‘jaringan ATM Bersama’ untuk memudahkan transfer by ATM oleh donatur yang berminat.
Holan usul do on bah…ndang adong maksud lain..
Mauliate
TOBADREAM:
Usulnya bagus sekali. Untuk sementara kami tampung dulu… Mauliate (VS)
March 11th, 2008 at 2:58 am
Sementara ini, saya hanya bisa bilang salut atas kegiatan ini. Proficiat untuk rekan-rekan parsamosir. Mudah-mudahan tidak ada orang yang menyewakan dan menyewa (PP no 2/2008) hutan samosir besok. Maca sih hutan disewakan hanya dengan 300 perak per hektar. Payah neh indonesia. Katanya global warming (tuan rumah lagi, yang di Bali kemaren), tapi sekarang malah ngasih ikan asin ke kucing koruptor. Payah!!!
Ok…Gd luck!
March 12th, 2008 at 9:14 pm
Kebahagiaan saya tidak terkira melihat mimpi Toba ini mulai mewujud menjadi kenyataan.
Saya percaya, benih kecil ini akan kelak tumbuh lebat melindungi Samosir dan menyebar ke seluruh Tano Batak yang lain.
Saya hanya ingin berdoa semoga orang-orang yang telah memulai mewujudkan mimpi ini selalu diberkati Tuhan yang maha Esa.
Lae Viky,
Bagaimana cara saya ikut menyumbang benih untuk proyek ini?
TOBADREAM:
Lae Parbintan, Mohon maaf, Karena keterbatasan teknis, kami masih hanya menerima bantuan berupa dana. Terima kasih bila lae ingin menymbang dalam bentuk bibit pohon, namun untuk keefektifan dari program penanaman ini, semua bibit telah kami sediakan mengingat tidak setiap jengkal tanah di Samosir belum tentu cocok untuk segala jenis pohon. Kelayakan setiap bibit pun harus dicek terlebih dahulu oleh tim lapangan kami yang sangat mengerti di bidang ini.
Untuk menyumbang dana, lae dapat melakukan transfer ke rekening yang tertera di halaman donasi.
Mauliate
March 13th, 2008 at 8:45 pm
Bravo Toba Dream TEAM !!
Langkah awal yang sangat berani demi menjaga dan memelihara alam sekitarnya di Tanah Batak. At the right time, at the right place and with the right person.
I Love You All.
Donasi menyusul secepatnya.
March 26th, 2008 at 1:23 am
Salut buat TOBA DREAM TEAM !!!
Semoga semua rencana-rencana kedepannya dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan.
Sukses buat Toba Dream Team.
Horas
aisoice
April 23rd, 2008 at 6:21 pm
Ini Baru contoh bibit Generasi Batak yg keren. Langsung turun ke lapangan.Tdk perlu anggar Jago karena Kaya atau berpendidikan sarjana belian atau jadi pejabat yg di Sigok.
Hidup lah semangat Monang sianipar dan seluruh Bangso Batak yg Mengerti apa Yg dilakukan nya.
Soal kekayan harta dan Jabatan dan Ilmu yg Kita di berikan oleh Tuhan akan bernila Tinggi Bila kita mencintai Rakyat dan memelihara kebaikan tersebut ygahir nya akan berbuah yg sangat Baik dan bisa di Jual ke dunia .
Sudah sepatut nya Generasi Muda Batak yg belajar di dunia Barat utk pulang kekampung halaman nya utk berbakti Kepada tanah tempat nenek moyang nya lahir dan menghembuskan napas terahir nya.
Marilah kita menghargai apa yg terbaik yg di perbuat sesama manusia Tanpa melihat Marga nya atau golongan group masing masing. Kita adalah manusia ciptaan Allah yg maha pengasih.
Monang sianipar/Viky dan seluruh crew dari TOBA DREAM trimakasih atas Jasamu ke Tanah Batak Yg Terlupakan oleh penerus nya.
Kami generasi yg cinta tanah batak akan tetap mengikuti jejak kaki TOBA DREAM.
I will be Home soon …………….regard bsianipar
June 5th, 2008 at 2:06 pm
Kegiatan positif dan sangat mulia yang telah TOBA DREAM upayakan, semoga semua berjalan dengan baik sesuai dengan harapan. Dan semoga kegiatan seperti ini akan juga mempererat tali persudaraan kita semua se-bangsa Batak. Salut saya untuk TOBA DREAM!
Aku berharap TOBA DREAM bisa memiliki planning ke depannya untuk dapat juga membantu saudara-saudara kita diwilayah Tapanuli lainnya, dari Taput sampai ke Tapsel.
Aku ada sedikit usulan juga, untuk mempermudah pemberian donasi khususnya dari saudara-saudara kita yang tinggal di luar negeri. Ada baiknya TOBA DREAM membuat account PAYPAL sehingga mempermudah dalam pengiriman donasi.
Sekian masukan dari aku, semoga Tuhan YME akan selalu melindungi kita.
Horas!